5 Barang yang Harus Anda Buang dari Kamar Mandi

Hati-hati, lima barang di kamar mandi ini beresiko menaruh kuman pemicu penyakit. Selekasnya buang dari sekarang!

Sadarkah Anda bahwa barang-barang di kamar mandi banyak mengandung kuman? Dari mulai wastafel, gagang flush toilet, lantai, sampai dudukan toilet. Beberapa bagian ini adalah sarangnya kuman serta kuman itu bisa memencar pada beberapa barang di seputar.

Baca juga; Layanan Sedot WC Pontianak

Diluar itu, beberapa barang di kamar mandi dapat juga menjalarkan kuman ke mana-mana. Mereka harus Anda buang dari saat ini, supaya penyebaran kuman tidak semakin banyak. Dikutip Health.com, tersebut daftar barang yang perlu selekasnya Anda enyahkan dari kamar mandi:

  1. Obat antibiotik

Beberapa orang umumnya menaruh obat antibiotik di almari kaca. Anda butuh singkirkan benda ini dari dalam kamar mandi, lebih bila telah kedaluwarsa. Tidak hanya resiko penyebaran kuman, bisa jadi kelembaban didalam kamar mandi justru menghilangkan manfaat obat itu.

      2. Tampon

Sebaiknya untuk singkirkan tampon dari kamar mandi, ditambah lagi bila telah disimpan saat satu sampai dua tahun. Rutinitas menaruh tampon umumnya dikerjakan wanita dibawah wastafel, tempat yang rawan lembap. Bila tidak disimpan ditempat yang bersih serta kering, bakteri sampai jamur siap tumbuh serta membuat sarang kuman pemicu penyakit.

   3. Sabun batang

Sabun batang sebetulnya dapat bertahan saat bertahun-tahun. Akan tetapi, ketentuan yang sama tidak laku demikian telah terserang air. Bila sabun Anda mulai berasa lembek atau beralih warna, bermakna itu telah terkontaminasi serta Anda mesti membuangnya. Ketahuilah jika memakai sabun batang yang telah lembek serta beralih warna bisa mengakibatkan iritasi atau infeksi.

   4. Sikat gigi

Telah waktunya buang sikat gigi Anda bila bulu-bulunya telah terlihat usang. Lagi juga, sesudah tiga bulan penggunaan, sikat gigi jadi kurang efisien dalam menghilangkan plak dari gigi serta gusi. Kuman dapat juga bersembunyi di bulu serta mengakibatkan infeksi.

     5. Pisau cukur berkarat

Rentang hidup pisau silet sebetulnya begitu bergantung pada pemakaian. Tetapi semestinya ubahlah sesudah tiga sampai lima kali pemakaian, atau tiap-tiap dua minggu. Tidak hanya jadi kurang efisien, iritasi dari pisau cukur yang tumpul serta berkarat bisa tingkatkan resiko infeksi bakteri.

Artikel lainnya: https://sedotwcpontianak.com/mengatasi-masalah-wc-dan-saluran-air-buntu/

Editor: Asdar

News Reporter